pelangi kehidupan Nasib Anak Kos-kosan

pelangi kehidupan Nasib Anak Kos-kosan [Hasil Survei Dikalangan Mahasiswa/i]

pelangi kehidupan Nasib Anak Kos-kosan | Apa yang terfikir dibenak anda saat mendengar kata "Anak Kos-kosan" ??


ya,,hal pertama yang terlintas biasanya adalah "Seorang pelajar / Mahasiswa Bukan??". 
jawaban anda benar ?
Ketika menjadi seorang mahasiswa,biasanya para orangtua akan melepas anak mereka untuk hidup mandiri,berpola hidup sendiri,dan mengatur keuangan sendiri.Tapi tidak sedikit juga orangtua yang tidak mengizinkan anaknya untuk nge-kos dikarenakan alasan yang sangat klasik dan sederhana,yaitu "kalau anak saya sakit,siapa yang mengurusnya ?" hahaa.. maklum lah anak mami. Tapi,bagi saya itu semua tidak pernah ada. (namanya juga anak kampung).
pelangi kehidupan Nasib Anak Kos-kosan
Bagi yang ingin tahu,saya adalah seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi Swasta yang ada di kota Medan,yaitu STMIK BUDIDARMA MEDAN,dimana perguruan tinggi tersebut menitik-beratkan pada program-program studi berbasis "Komputer"dan telah bernaung dibawah Kementrian Pendidikan sejak dahulu.dan saya sendiri berfokus pada program studi Teknik Informatika (Masih semester 5).
Terlahir dari keluarga yang sederhana dan serba berkecukupan,secara tidak langsung hal tersebut telah mengajarkan saya bagaimana menjadi seorang pribadi yang berguna dan berjiwa besar untuk orang lain,selalu ditekankan pada pendidikan primer menyangkut hal sopan,santun,menghargai,menyayangi dan selalu sabar juga tabah dalam keluarga sejak saya kecil.
Hidup nge-Kos itu Enak atau tidak ??
Bagi saya pribadi adalah Relatif.Karena bisa dibilang enak,bisa juga dibilang susah.
Kenapa dibilang enak ??
Bagi sebagian orang yang hidup nge-kos dimana orangtua nya mempunyai harta yang banyak pastinya enak,karena kemungkinan besar akan diberi perlengkapan seperti mobil,motor,belanja yang banyak,dan lain-lain.Hal itu tentu saja akan memberikan kepuasan tersendiri bagi orang tersebut karena dia bisa bepergian kemanapun sesuka hati tanpa ada yang mengawasi,karena kebanyakan orang kaya akan melarang anaknya keluyuran tidak menentu.
Lalu,kenapa dibilang susah ??
 Ya,disinilah poin yang saya alami,sebenarnya saya sendiri tidak terlalu susah ,hehe... Tetapi saya kategorikan saja pada hal ini.
Hidup nge-kos itu sebenarnya mengajarkan kita untuk hidup lebih Realistis dan lebih hemat lag.Harus pintar-pintar untuk Memanejemeni keuangan,membatasi keinginan,dan menghapuskan pola kehidupan yang boros / berfoya-foya.Harus lebih sederhana juga,Jangan awal bulan makan di KFC,tengah bulan makan di warung,akhir bulan makan nasi sama kuah Indomie (itu pun kuah Indomie mahasiswa kamar sebelah).. Bruakakakakak... :D (curhat yaaa ??)

pelangi kehidupan Nasib Anak Kos-kosan 
Hidup nge-Kos itu bisa dibilang berat !!
Nyuci-nyuci sendiri,makan-makan sendiri,di dalam kos hanya memandang tembok polos tidak bertuan,.Biasanya baju sudah di setrika dan tersimpan dengan rapi didalam lemari,tapi sekarang hanya ada setumpulan kain kotor yang meminta-minta untuk dicuci.
Masalah keangan..
Warna-Warni Nasib Anak Kos-kosan
Kalau dikampung biasanya tidak punya uang tinggal minta ke ibu / ayah,kalau di kos harus pinjam dulu ke kamar sebelah,dan ternyata nasib juga sama.Terpaksa berhutang sama ibu kos atau tetangga,lalu bilang awal bulan dibayar. 
Mungkin bagi sebagian mahasiswa yang hobi shopping dan clubbing akan menghentikan rutinitas mereka yang satu ini.Justru mereka akan mendekam didalam kamar kos (rasanya seperti dalam penjara) sambil mengerjakan tugas atau sekedar baca-baca buku dan berdo`a supaya rezeki oran tua diperlancar.Tambah pahala kan ?

Faktanya,Anak kos itu tidak pernah sombong. 
Pertama sekali menjadi anak kos biasanya mereka akan rajin untuk berkenalan dengan Mahasiswa sana-sini,berkenalan sama tukang bakso,tukang mie ayam,tukang sate padang,penjaga warnet,dan lain-lain.Mereka pun tidak akan ragu untuk menolong sesama yang sedang dalam kesusahan.Mereka bukannya mengharap imbalan ya,tapi mereka percaya karma,jika melakukan kebaikan,akan dibalas juga dengan kebaikan.Baik itu dari mereka maupun dari Yang Maha Kuasa.Jadi jika ATM mereka menangis,mereka tidak akan ikut bersedih karena mereka memiliki relasi dan pergaulan yang luas dirantau orang,jadi bisa meminjam uang dulu,apa salahnya kan kalau lagi tidak punya uang ? itu demi kebaikan kita.Mau tidak mau itu harus dilakukan,daripada tidak makan  
 benarkan??
Namanya juga hidup mandiri,tidak ada yang mudah... semua pasti ada rintangannya.
tapi kenapa tidak coba berbisnis ? jual gorengan atau apalah yang penting menghasilkan uang...hehehe
Jadi nikmatilah hidup nge-kos,karena ini demi kebaikan kita...ya,,kebaikan dan masa depan... !!!!!

ini ceritaku mana ceritamu??

0 Response to "pelangi kehidupan Nasib Anak Kos-kosan"

Post a Comment