sarang burung walet





  1. Dari segi harga dan tempat

Harga sarang dari pulau sumatera lebih tinggi Rp 1 jt/kg dibanding dijawa karena ada perbedaan kualitas. Sarang Dari Pulau Sumatera tebal,bersih,dan bentuknya sempurna dengan kaki kecil. Sementara sarang dari pulau jawa warnanya lebih buram dan kakinya lebih besar. Ada tiga faktor yang mempengaruhi kualitas sarang walet yaitu:
·         Pengaturan mikrolimat
·         Sirkulasi udara
·         Sumber pakan
Dipulau jawa rumah walet pada umumnya sudah berumuran puluhan tahun. 


Rumah itu dahulu rumah penduduk yang beralih fungsi sebagai rumah sriti. Dengan kondisi itu pengaturan temperatur dan kelembapan ruangan sulit dilakukan. Luasannya pun umumnya sempit dengan lubang keluar – masuk kecil sehingga sirkulasi udara kurang baik. Sebaliknya,disumatera dibangun khusus untuk rumah walet. Bangunanya lebih luas dan memiliki lubang besar. Itu membuat sirkulasi udara dalam rumah lebih baik. Selain itu, kondisi lingkungan dipulau sumatera masih lebih baik dibandingkan dipulau jawa. Dipulau sumatera masih banyak hutan sehingga sumber pakan melimpah.

2.       Dari segi populasi

Usaha walet sangat bergantung pada sumber pakan alami. Oleh sebab itu, pemilihan lokasi budidaya penting. Jika populasi walet disuatu lokasi padat,persaingan dalam mencari pakan otomatis ketat dan susah. Bila terjadi, walet yang kalah bersaing akan kelaparan dan mati. Itulah sebabnya daerah yang banyak rumah walet tapi daya dukung tidak mendukung,populasi cenderung   menurun.

Sumber hal 160, Majalah TRUBUS 464 – JULI 2008/XXXIX