INDAHNYA SURGA DAN PAHITNYA NERAKA

MB. RAHIMSYAH – SYAM Penerbit : Sandro jaya,jakarta

INDAHNYA SURGA DAN PAHITNYA NERAKA
Karma lahir disebuah rumah sakit kelas “A” dalam ruangan “VIP” . aku senang anak kita laki – laki karena kelak dia bisa menjadi penerus usaha kita! Karena kedua orang tuanya tergolong orang yang sangat berada ! segala sesuatunya sudah dipersiapkan oleh neneknya ....! oh,ya??




Lain dengan hasan wibisana dia lahir disebuah poliklinik persalinan biasa...! ketika dia pulang dari poliklinik dia dibawa naik angkot (angkotan kota). Eh,cucuku sudah pulang. Karena orang tuanya tergolong orang kebanyakan yang bertempat tinggal disebuah perkampungan! Hasan diasuh oleh ibunya sendiri. Setiap kali ia membutuhkan senantiasa diberi ASI ( Air Susu Ibu) dengan belaian penuh belas kasih. Tak lupa setiap malam disaat dia tidur,kedua orang tuanya senantiasa mengiringinya dengan doa agar kelak dia jujur melangkah manapaki jalan hidup yang diridhoi allah SAW...! sedang ibu dari karma lebih cenderung mempertahankan keindahan bentuk tubuhnya dari pada menyusui anaknya. Oleh sebab itu karma tidak pernah diberi ASI. Dan digantikan dengan susu instans kaleng. Karena kedua orang tuanya yang sibuk memberu harta,maka asuhan karma dipercayakan oleh seorang “ pembantu” ( baby sister). Menginjak usia balita hasan oleh kedua orang tuangnya dibelikan mainan pasel ( bongkar – pasang ) dari kayu /plastik. Walau mainan ini tidak mahal harganya tapi sesungguhnya dapat membantu mengembangkan daya kreatifitas anak. Karma dibelikan oleh orang tuanya mainan serba elektrik ( mainan import) yang harganya tentu cukup mahal.
Pada usia sekolah hasan dimasukan ke SD negeri biasa. Dia berangkat dan pulang bersama teman sebayanya. Karma disekolahkan disebuah SD “ FAVORIT” dan diantar jemput oleh supir pribadinya ayahnya. Selesai menunaikan shalat ashar hasan pergi mengaji pada salah satu TPA ( Taman Pendidikan Al-qur’an). Sehingga disamping ia memperoleh pendidikan umum juga pendidikan akhlak yang mulia. Karma yang pengawasannya diserahkan pada para pembantu rumah tangganya karena kedua orang tuanya tergolong sibuk. Pada jam – jam sekian dia masih asyik bermain atau menonton televisi. Karena mendapat bekal pendidikan akhlak mulia dari hari kehari hasan semakin dapat menempatkan siapa jati dirinya. Hal itulah yang senantiasa memacunya bertambah giat belajar dan selalu diiringi dengan doa. Ayahku seorang pedagang kecil. Aku harus giat belajar agar dapat mewujudkan harapan kedua orang tuanya. Ya allah hanya kepada-Mu aku menyembah dan hanya kepada-Mu aku mohon pertolongan. Karena itu kabulkanlah permohonan-ku. Agar aku dapat membahagiakan kedua orang tua ku.
Begitu pula dengan kedua orang tuanya setiap didua pertiga malam disaat mereka menunaikan shalat “ Tahajud “, mereka senantiasa berdoa....” ya allah,ya tuhan kami. Anugrahkan kepada kami dari istri/suami kami dan anak/cucu kami sebagai penyejuk mata/pembahagia hati serta jadikan kami teladan bagi orang – orang yang bertaqwa. Ini sangat berbeda dengan hasan yang telah terbiasa terbuai dengan kekayaana orang tuanya sehingga sulit bagi dia untuk menempatkan jati dirinya. Bahkan dia sangat mudah dipengaruhi teman – temannya. Aku tadi kesini pamit untuk belajar kelompok pada orang tuaku! Ah belajar itu soal gampang,sekarang yang penting kita bersenang – senang. Sekarang kau telan dulu pil koplo ini,kita triping untuk melupakan semua itu. Oleh karena itu dia lebih banyak membuang waktunya untuk bersenang – senang dari pada mempergunakan untuk hal – hal yang bermanfaat. Ya, minum saja karma. Kau kan belum pernah menikmatinya. Begitu kegiatan karma dan rekan – rekannya adu kebut – kebutan dijalanan. Bersenang- senang dari diskotik yang satu ke diskotik yang lain........! sementara kedua orang tua hampir tidak sempat mengamati perkembangan pergaulan anaknya karena mereka telah terlelap pada kesibukan masing – masing. Setelah lulus dari sekolah menengah umum. Hasan bermaksud melanjutkan keperguruan tinggi negeri. Alhamdulillah aku “lulus” dengan nilai yang baik ucap si hasan. Karena itu sebagai seorang  anak yang baik dia meminta saran dari kedua orang tuanya. Ibu sangat setuju kau masuk difakultas kedokteran. Benar ibumu hasan,karena didalam disiplin ilmu kedokteran bila seorang dapat menerjemeahkan secara benar akan dapat membuat orang itu semakin dekat kepada allah SAW. Dia akan lebih mengerti dan memahami kebesaran dan kekuasaan allah. Mengenai biaya kuliah mu kau tak usah kawatir. Karena jauh – jauh hari ibu dan ayah telah mempersiapkannya. Karma juga berhasil lulus SMU walau dengan nilai yang pas – pasan. Ah yang penting “lulus” dari pada tidak ucap sikarma. Untuk selanjutnya kau harus tingkatkan prestasi belajarmu. Karena ayah dan ibu sangat berharap agar kelak kau nanti  dapat menggantikan ayah dalam memimpin perusahaan.
Karena orang tuanya kaya raya,karma segera diantar pergi ke amerika untuk melanjutkan jejang pendidikannya. Beberapa tahun kemudian karena ketekunan dalam belajar dan berdoa akhirnya hasan  berhasil menyelesaikan kuliahnya dengan menyandang gelar Dokter (S1). Hal ini tentu saja sangat menyejukan hati kedua orang tuanya. Setelah menjalani masa bakti selama dua tahun didaerah pedalaman diluar jawa,hasan mengikuti pendidikan mengambil keahlian dokter syaraf . selanjutnya dia diterima bekerja disebuah rumah sakit diluar kota sambil membuka praktek sendiri.begitu ia menerapkan keahliannya maka ia banyak diharapkan pada orang – orang ( pasien ) yang terkena stress,stroke maupun yang terkena penyakit jiwa.
Hingga pada suatu hari ia harus berhadapan dengan satu “ kasus”  dari seorang pasien yang sungguh diluar kemampuan disiplin ilmu kedokteran. Seorang pasien bertanya kepada hasan,bagaimana dokter penyakit saya???. Sungguh aneh,padahal secara fisik orang ini tidak sakit.ia orang kaya suka berolah raga secara teratur sehingga seluruh organ tubuhnya sehat ( normal ). Tapi  orang ini merasakan dirinya sakit dan kadang – kadang dia merasakan sangat pusing sekali. Bahkan menurut rekan ku seorang phsikolog yang pernah menangani nya,kasus ini normal –normal saja. Lalu apa yang menyebabkan dia menjadi demikian?
Ini saya berikan resep ucap si hasan kepada pasiennya. Pada saat itu ia teringat apa yang pernah  dikatakan ibu dan ayahnya . barang siapa yang dapat menerjemahkan disiplin ilmu kedokteran secara benar maka akan mendapat semakin mendekatkan  dirinya kepada allah SWT. Sehingga hasan berkesimpulan.......
Hem, secara jasmani pasienku  ini adalah sehat dan kaya harta,tetapi secara rohani dia ini sakit dan miskin iman. Mengisafi hal seperti itu, semakin membuka mata hati hasan untuk semakin menambah ketebalan imannya akan kebesaran dan kekuasaan allah SWT. Sebagai perwujudannya,sebagian dari nafkahnya dia sisihkan untuk Zakat,sedekah dan infaq. Dan sebagian lagi  dia tabungkan setelah tersisa untuk biaya kebutuhan hidupnya.
Setelah dirasa  tabungannya cukup, uang itu segera dia pergunakan untuk menunaikan ibadah haji  bersama ibu dan ayahnya. Sepulang dari menunaikan ibadah haji,hasan senantiasa berusaha melaksanakan syariat islam secara kafa ( menyeluruh ). Didalam hidup dan kehidupannya,karena itu apabila dia ada  waktu yang luang selalu dipergunakan untuk mengikuti kegiatan – kegiatan sosial yang islami. Baiklah saya akan membantu pada acara “susnatan massal”  yang kalian selenggarakan nanti. Terimakasih dokter. “SUNATAN = KHITANAN”
Ketika telah salam masanya  dia segera mempersunting seorang gadis muslimah. Baik saya terima pinangan putra anda untuk putri saya. Yang kemudian dinikahinya untuk mewujudkan rumah tangga yang “sakinah,mawadah dan warahmah. ( bahagia,sejahtera dan penuh kasing sayang ).
Lain dengan si karma,begitu pulang dari  Amerika, dia langsung dipekerjakan diperusahaan milik orang tuanya. Nah disini tempatmu. Setahun kemudian dia diangkat direktur utama dalam perusahaan itu untuk menggantikan kedudukan ayahnya.
Kedua orang tuanya merasa sangat bangga dan gembira melihat sikarma mampu menggantikan kedudukan ayahnya. Sekarang kita akan lebih banyak beristirahat. Karena anak kita sudah bisa menggantikan pekerjaan kita. Ya, kalau begitu bulan depan kita bisa pergi ke eropa untuk refresing bu. Pada bulan berikutnya kedua orang tua si karma jadi pergi ke eropa untuk pesiar ( jalan – jalan melepaskan dari kegiatan bisnis). Tetapi setelah dua minggu dari berpergian mereka,tiba – tiba karma mendapat info dari salah seorang teman ayahnya yang berada dieropa ( di paris ) bahwa kedua orang tuanya mendapat kecelakaan karena mobil yang mereka kendarai mengalami tabrakan berat dengan sebuah truk sehingga keduanya tewas.
Astaga! Jadi mereka berdua meninggal dirumah sakit? Baik malam ini juga saya akan berangkat kesana. Peristiwa itu membuat diri karma semakin terpukul! Tetapi sekaligus membuat juga dirinya bebas bekehendak! Karena sejak saat itu tidak ada lagi orang yang berhak mengendalikan atau mengontrol kehendaknya! Dengan meneninggalnya kedua orang tuanya otomatis seluruh aset kekayaanya akan jatuh ketangan sudarma sebagai ahli waris tunggalnya! Sekarang semuanya jadi milikku....! hal ini membuat karma menjalankan perusahaanya semau – maunya ! misalnya kalau dulu semasa ayahnya para karyawan dinilai menurut pretasi kerjanya,tetapi kini berdasarkan suka atau tidak suka! Meskipun karyawan itu prestasi kerjanya bagus,tapi kalau karma tidak suka bisa saja dia di PHK. Sebaliknya meski prestasi kerjanya buruk kalau karma suka,dia bisa diberi kedudukan yang mapan,hal ini menjadikan unsur KKN ( korupsi,kolusi dan nepotisme ) tumbuh subur dalam perusahaan itu. Karena terbiasa bergaul bebas sewaktu dia belajar di Amerika,maka fasilitas harta peninggalan orang tuanya membuatnya hidup”lepas kendali” setiap hari dia senantiasa berfoya – foya! Berjudi dan bermain cinta dengan”wanita profesional” telah menjadi bagian dari kehidupannya kecanduan minum keras dan meneguk ekstasi ( pil koplo) mulai kambuh lagi dan menjadi –jadi. Karena dia berpandangan hidup ini hanya sekali,karena itu aku harus bisa menikmati! Kalau soal menikah,hanya membuat orang susah! Buat apa repot –repot mengurusi anak orang? Kalau lagi kepingin ya beli saja! Karena dengan beli aku bisa memilih wanita macam apa saja!
Begitulah pada setiap detik usia dan harta karma senantiasa lebih banyak digunakan untuk hal –hal yang berbau maksiat! Ajaran agama dianggapnya sebagai penghambat pergaulanya! Sepuluh tahun telah terlampaui,sementara prilaku karma yang demikian itu semakin menjadi – jadi. Pada suatu haari dia pergi untuk berkunjung pada seorang temannya di amerika! Disana tiba – tiba ia jatuh sakit! Setelah dibawa kedokter ternyata dia mengidap penyakit AIDS setelah lima tahun akhir –akhir ini tanpa diketahuinyag! Dia terjangkit “AIDS” karena pergaulan bebasnya dengan wanita – wanita “Profesional” yang tak terhitung jumlahnya. Karena merasa malu dia tak mau pulang keindonesia. Adapun aset kekayaannya sebagian besar disita oleh bank karena selama ini dia telah mengambil kredit bermasalah yang berjumlah ratusan miliyard. Sebagian banyak dikorupsi oleh orang – orang yang dipercayannya,sebagian Lagi dijual untuk biaya selama diamerika tapi ini pun sia – sia karena beberapa  waktu kemudian dia meninggal dengan keadaan yang mengenaskan. Adapun hasan yang senantiasa memegang al-qur’an dan sunah rasul sebagai pedoman hidup dan kehidupannya. Maka setiap apa yang dilakukannya didasarkan beribadah kepada allah SWT sesuai dengan firman allah yang menyatakan “Tidak aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku.”
Karena itu dia senantiasa membimbing keluarganya kejalan yang diridhoi allah ( jalan orang – orang yang bertaqwa ). Ketika orang tuanya menjelang ajal,hasan dan keluarganya dengan tawakal mendampingi dan mengiringi dengan doa. Disaat dia sendiri menghadap ajal,anak cucunya mendampinginya dengan tawakal dan mengiringinya dengan kalimatullah. “ LAAILAHA ILLAALLAH (TIADA TUHAN KECUALI ALLAH)”. Khusnul khotimah tempatmu orang sholeh kata malaikat pencabut nyawa. Begitu hasan dan orang tuanya meninggal anak cucunya yang sholeh dan shalihah,pandai mendoakan orang tuannya. Teladan bagi orang – orang yang bertaqwa.
Bagi orang seperti mereka ini “malaikat maut” mencabut nyawa dengan lembut sehingga tidak terasa sakit bagi jasadnya. Sedangkan orang – orang seperti karma yang jasadnya tak pernah basah dengan air wudhu,tak pernah shalat ,dan senatiasa berbuat maksiat. Maka sang malaikat maut mencabut nyawanya dengan keras dan kasar,sehingga jasadnya merasakan seperti dikuliti  hidup –hidup bahkan sampai ada yang merasakan jasadnya dicabik – cabik dan dipotong – potong secara mengerikan. Dialam kubur (barza) orang semacam hasan  dan orang tuanya karena pahala dari amal shalehnya semasa hidup didunia,ruhnya disemayamkan disuatu tempat yang terang dengan penuh  kenikmatan sampai menunggu datangnya hari kiamat. Itulah yang dinamakan nikmat kubur. Silahkan !!!!!!!. disanalah tempatmu beristirahat,kata malaikat yang menghantarkan orang yang beramal shaleh seperti si hasan.
Sedang bagi orang semacam karma sebagai balasannya dari dosa kemaksiatannya yang telah diperbuatnya semasa hidup didunia ruhnya disemayamkan disuatu tempat yang gelap penuh dengan segala penderitaan hingga datangnya hari kiamat. Itulah yang dinamakan adzab kubur. Ini tempat yang cocok untukmu. Kelak dihari kiamat orang semacam hasan dibangkitkan dari dalam kubur dalam keadaan muka bersih dan berseri karena cahaya dari amal kebaikannya. Sedangkan orang semacam karma dibangkitkan dari kubur dalam keadaan wajahnya sedih dan seluruh tubuhnya kotor,inilah cerminan dari sekujur tubuhnya yang berlumur dosa..
Kemudian mereka digiring ke padang mashar. Sebuah tempat untuk mengumpulkan seluruh makhluk hidup guna untuk memperoleh keadilan yang seadil – adilnya. Keadaan ditempat itu sangat panas sekali. Karena jarak matahari san tempat itu sangat dekat sekali. Didalam pengadilan itu sesungguhnya  Allah SWT tidak pernah menghukum hamba – hambanya kecuali mereka menghukum diri mereka sendri. Karena mulut –mulut mereka pada saat itu seolah – olah terkunci. Adapun yang menjawab pertanyaan – pertanyaan dalam pengadialan itu adalah tangan – tangan,kaki – kaki dan anggota tubuh mereka lainya. Pertama yang dipertanyakan dalam sidang itu kelak adalah amalan shaleh mereka. Jika baik amalan sholatnya baru diperiksa amalan – amalan lainnya. Dan apabila buruk amalan shalatnya,maka maka amalan lainnya tidak akan diperiksa dan langsung diseret  masuk kedalam neraka.
Orang semacam hasan surga baginya. Sedangkan orang semacam karma segera diseret kedalam api neraka. Disitu dia mendapatkan siksa dipukul kepalanya dengan benda yang amat keras bergerigi runcing dan tajam,sehingga  kepalanya pecah dan isi otaknya hancur berceceran. Kemudian kepala itu utuh kembali,tetapi segera dipukulnya seperti tadi. Kejadian itu terus berlangsung berulang – ulang kali. Begitulah bagi orang –orang yang semacam hidupnya didunia enggan dan tak mau melaksanakan shalat. Ditempat itu dia juga mendapatkan siksaan. Tiba – tiba perutnya membesar sehingga sulit baginya untuk bergerak kemana – mana.
Selain itu dari mulutnya selalu memuntahkan nanah yang berbau amat busuk. Sedang disekujur tubuhnya dirayapi oleh bermacam – macam binatang yang berbisa dan menyengat (ular,kalajengking dan lain – lain)  dengan caranya masing – masing. Itulah balasan bagi orang – orang yang semasa hidupnya didunia sangat menyukai minum – minuman keras,menenggak pil koplo hingga hilang akal dan pekiran warasnya (mabok). Selanjutnya dia mendapatkan siksa yang berhadapan dengan seekor ular besar yang selalu mengejar – ngejar kemana pun dia pergi. Kemudian ular itu mematuk – matuk dan mengoyak – koyak tubuhnya. Tak lama kemudian tubuh itu utuh kembali.tetapi segera terjadi peristiwa seperti itu lagi . yang begitu terus terjadi berulang kali. Ini adalah balasan dari orang – orang yang semasa hidupnya  didunia tak mau mengeluarkan zakat,padahal sesungguhnya ia termasuk golongan orang yang mempu mengeluarkan zakat.
Demikian dan masih banyak lagi macam – macam siksa dan kesengsaraan dinereka bagi orang – orang yang semasa hidupnya didunia suka berbuat dosa dan durhaka pada ajaran allah SWT.
Bagi orang – orang yang punya amalan shalatnya baik,maka diperiksa pula amalan – amalan lainya. Baru kemudian ditimbang berat mana antara amalan kebajikan dengan amalan keburukan?. Setelah itu dipersilahkan melintasi AS SHIRAATH (  jembatan ) yang membentang diatas jurang  neraka. Sekaligus merupakan seleksi (saringan) untuk mencapai pintu gerbang surga. Jika sebaliknya,maka dia akan terpeleset masuk kedalam jurang NERAKA.
Orang yang selamat melintasi jembatan maka dia akan menjadi ahli surga yang penuh dengan keindahan dan segala macam kenikmatan. Surga FIRDAUS adalah tempat yang paling tinggi tingkatanya terletak ditengah – tengah surga lainya. Dari surga ini lah mengalir semua sungai surga. Surga ‘ADN dibawahnya mengalir beberapa sungai. Surga NA’IM penuh dengan keindahannya. Begitu pula dengan surga MA’WA,DARUSSALAM,MUQAMAH dan surga ALMAQAMUL...AMIN.
Sesuai dengan firman allah SWT  didalam Surat (Al-hadid ayat 21)  yang artinya : “TEMPAT YANG DIPERUNTUKAN BAGI ORANG – ORANG BERIMAN DAN BERAMAL SHALEH BERLOMBA – LOMBALAH KAMU SEKALIAN UNTUK MENCARI PENGAMPUNAN DARI ALLAH DAN UNTUK MENCAPAI SURGA YANG LUASNYA SELUAS LANGIT DAN BUMI”.